Larangan Perkawinan

Rp47.200,00

Buku ini secara mendalam mengkaji bagaimana larangan perkawinan ini diperdebatkan di kalangan ulama fikih. Lebih jauh, buku ini merunut bagaimana larangan perkawinan ini diatur dalam legislasi Sistem Hukum Nasional Indonesia, mulai dari UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan hingga Kompilasi Hukum Islam. Buku ini membeberkan berbagai keselarasan sekaligus perbedaan di antara berbagai produk hukum tersebut.

Deskripsi

LARANGAN PERKAWINAN

Dari Fikih, Hukum Islam, hingga Penerapannya dalam Legislasi Perkawinan Indonesia

Agus Hermanto

Cetakan 1, November 2016

Lintang Rasi Aksara Books

ISBN: 978-602-7802-31-5

 

Hidup berpasang-pasangan adalah fitrah makhluk hidup, termasuk manusia. Perkawinan memberikan jalan bagi pemenuhan fitrah tersebut. Ia menjadi penyaluran dan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar manusia, mulai dari kebutuhan seksualitas, afeksi, pemenuhan keturunan, hingga perekonomian. Maka menjadi tegas bahwa tujuan perkawinan adalah mencapai kemaslahatan raga dan batin, yang biasa disebut sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Demi mencapai tujuan tersebut, Islam mengatur bagaimana mendirikan perkawinan dengan baik. Salah satu aturannya adalah, demi kemaslahatan yang lebih luas, tidak semua perempuan boleh dinikahi oleh seorang laki-laki. Larangan ini ada yang berlaku untuk selamanya, misalnya kerabat karena hubungan darah. Ada pula yang berlaku sementara yang jika halangannya sudah hilang maka boleh dinikahi, misalnya ipar perempuan dilarang dinikahi karena adanya halangan berupa istri.

Buku ini secara mendalam mengkaji bagaimana larangan perkawinan ini diperdebatkan di kalangan ulama fikih. Lebih jauh, buku ini merunut bagaimana larangan perkawinan ini diatur dalam legislasi Sistem Hukum Nasional Indonesia, mulai dari UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan hingga Kompilasi Hukum Islam. Buku ini membeberkan berbagai keselarasan sekaligus perbedaan di antara berbagai produk hukum tersebut.

Additional information

Berat 0.4 kg
Dimensi 15.5 x 23 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Larangan Perkawinan”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga suka…