Ketika Hati Nurani Berbicara

Rated 5.00 out of 5 based on 2 customer ratings
(2 ulasan pelanggan)

Rp40.000,00

Persoalannya adalah lebih banyak orang yang tidak mau merenungkan dan menyempatkan diri bagaimana menjadi insan yang lebih baik. Saat seseorang mencanangkan pencapaian dunia sebagai tujuan hidupnya, maka begitu banyak godaan yang datang untuk menghalalkan segala cara dan menggunakan berbagai jalan pintas. Namun, saat tekad bulat diniatkan untuk menjadi khalifah di muka bumi, maka setiap tindakan hanyalah yang memiliki manfaat bagi alam semesta dan bertujuan memenuhi target dunia dan akhirat.

Kategori: , , Tag: ,

Deskripsi

 

Ketika Hati Nurani Berbicara
Nurfajar Alamsyah
Cetakan I, 2016
xii + 134 hlm; 14 x 20 cm
ISBN: 978-602-7802-28-5

Walaupun dinaungi dengan berbagai kegiatan dan tindakan jahat, hati manusia yang terdalam pasti merindukan sebuah kebaikan, keindahan, dan kebenaran. Nurani yang mampu mencerminkan ketiga kata tersebut jika dibimbing oleh nalar yang baik maka ia akan menjadi insan yang sejati.

Persoalannya adalah lebih banyak orang yang tidak mau merenungkan dan menyempatkan diri bagaimana menjadi insan yang lebih baik. Saat seseorang mencanangkan pencapaian dunia sebagai tujuan hidupnya, maka begitu banyak godaan yang datang untuk menghalalkan segala cara dan menggunakan berbagai jalan pintas. Namun, saat tekad bulat diniatkan untuk menjadi khalifah di muka bumi, maka setiap tindakan hanyalah yang memiliki manfaat bagi alam semesta dan bertujuan memenuhi target dunia dan akhirat.

Dunia pekerjaan menjanjikan sejuta tantangan. Tekanan untuk mencapai target sering dijadikan alasan untuk menghalalkan segala cara. Begitu banyak orang terseret arus jalan pintas tersebut, karena merasa tak mungkin dapat bertahan tanpa pekerjaan yang telah digeluti sekian lama. Namun, ternyata bila komitmen sudah ditegakkan, banyak jalur lain yang terbuka untuk digeluti. Tatkala niat luhur sudah dicanangkan, usaha keras juga dijalankan, maka Allah pun akan membukakan jalan.

Additional information

Berat 0.3 kg

2 reviews for Ketika Hati Nurani Berbicara

  1. Dinilai 5 dari 5

    NURFAJAR ALAMSYAH

    Belajar bagaimana menilai hidup yang lebih baik. Tidak hanya untuk diri sendiri tetapi bagaimana memahami arti belajar untuk orang lain. Terlebih-lebih ketika kita menghadapi permasalahan yang cukup kompleks dalam hidup, apa yang harus kita perbuat selanjutnya agar permasalahan itu tidak bertambah luas dan selesai pada waktunya. Manusia sebagai makhluk Allah Tuhan Yang Penyayang yang dhaif, tidak terlepas dari salah dan dosa harus mampu mengerti bagaimana dalam berinteraksi dengan sesama. Baik dengan tetangga, saudara apalagi sahabat sejati kita.

  2. Dinilai 5 dari 5

    NURFAJAR ALAMSYAH

    Buku ini mengkaji tentang bagaimana hakikat hidup manusia di dunia ini. Ulasan singkat yang dapat dtuliskan adalah bahwa hidup adalah ujian. Demikian kalimat singkat yang mungkin bisa kita gambarkan tentang kehidupan ini. Sebab sejak awal penciptaan kita sebagai manusia, diri kita telah dihadapkan pada ragam ujian itu. Sukses itu memang butuh kesabaran. Sebuah pepatah mengatakan bahwa Roma tidak dibangun dalam sehari. Demikian juga kesuksesan tidak dibangun secara instan. Apalagi jika itu adalah sebuah kesuksesan jangka panjang. Untuk mencapai sebuah tujuan diperlukan kesabaran. Pahitnya kehidupan itu adalah layaknya segenggam garam, tidak lebih dan tidak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama. Dan memang akan tetap selalu sama.Tapi, kepahitan yang kita rasakan akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu, berikhtiar dan berdo’alah kepada Tuhanmu untuk menampung setiap kepahitan itu. Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas. Buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan dan mengubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan. Di saat kita membaca buku ini, kita mendapatkan secercah ilmu yang cukup matang bagaimana memaknai hidup ini. Karena itu Hati Nuraki kita pasti berbicara.

Berikan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *